Musim liburan kayaknya udah mulai kerasa, ya???😍
First of all ini adalah konten hari Senin yang isinya rekomendasi-rekomendasi film atau anime yang aku suka. Inget, ya... yang aku suka aja. Well, nggak juga, sih. Hahaha........ mungkin nanti kalau kalian ada masukan film atau anime apa yang sebaiknya kutulis sinopsis dan kesannya disini, yaaa.. I'll think about that.
NEXT!!! Salah satu hal yang paling aku suka waktu liburan adalah nonton film atau anime. Nah, kali ini aku mau kasih salah satu rekomendasi anime movie terbaru. Judulnya "Koe no Katachi"
(klik link di judul anime kalau kalian mau lihat webnya). Kalau kalian belum tahu, Koe no Katachi itu tipe movie anime atau anime yang bentuknya film. Jadi, episode dia cuma satu dan sudah selesai tayang (bukan on going walaupun ada di satu musim, ya). Anime ini sebenernya pertama kali disiarkan dan diberitakan sekitar akhir-akhir 2016, tapi entah kenapa menurutku anime ini jadi ngetrend sekarang (mungkin karena baru masuk di Indonesia kali, ya). Durasinya sekitar 2 jam dan genre animenya adalah drama, school life.
Sebagian besar anime ini dikisahkan dari sudut pandang tokoh cowok, namanya Ishida. Sebenernya di anime ini tokoh utamanya itu cewek, namanya Nishimiya. Awal anime dibuka dengan seorang guru yang memperkenalkan murid cewek baru (si Nishimiya) yang rupanya bisu. Yaaaa.... begitulah pokoknya kemudian seperti yang bisa kalian tebak, kalau anak punya kekurangan fisik sudah pasti akan dibully. Nah, Ishida adalah cowok yang paling sering ngebully Nishimiya. Dari situlah muncul rasa bersalahnya dia sampai dia SMA. (Untuk lebih lengkap, tonton trailer dan filmnya ya. Link download sudah ada dimana-mana, kok) Aku gak mau kasih spoiler atau bocoran ke kalian yang belum nonton, jadi... ya kurang lebih dari bully itulah semua cerita kemudian di mulai.
Kesan pertama waktu aku nonton film ini adalah prihatin. Kenapa prihatin? Soalnya aku paling nggak tahan lihat anak yang udah jelas punya kebutuhan khusus, tapi masih dibully sama lingkungan sekitarnya. Terus kemudian aku mulai penasaran, kenapa Ishida harus sebegitu merasa bersalah terhadap Nishimiya padahal jelas-jelas kalo namanya anak nakal kan seringkali lupa sama kenakalannya sendiri. Kesan terakhir yang aku dapet dari film ini adalah...OH JADI BEGITU... setelah aku liat filmnya sampai akhir aku suka dan akhirnya aku paham kenapa Ishida sebegitu merasa bersalah sama Nishimiya. Bayangkan... dia ngerasa bersalah sampai-sampai nggak bisa bergaul dengan orang lain dan nggak percaya sama temen-temen di SMAnya sendiri.
Ahhh, untuk selanjutnya kalau kalian tertarik, silakan nonton filmnya langsung yaaa. Aku sengaja nggak menuliskan bagian dari sinopsis secara lengkap karena anime ini masih sering dianggap 'baru' beredar di Indonesia dan belum banyak yang nonton.
Thank you for reading, sampai ketemu di tulisan selanjutnya : #REVIEWRABU💓
First of all ini adalah konten hari Senin yang isinya rekomendasi-rekomendasi film atau anime yang aku suka. Inget, ya... yang aku suka aja. Well, nggak juga, sih. Hahaha........ mungkin nanti kalau kalian ada masukan film atau anime apa yang sebaiknya kutulis sinopsis dan kesannya disini, yaaa.. I'll think about that.
NEXT!!! Salah satu hal yang paling aku suka waktu liburan adalah nonton film atau anime. Nah, kali ini aku mau kasih salah satu rekomendasi anime movie terbaru. Judulnya "Koe no Katachi"
(klik link di judul anime kalau kalian mau lihat webnya). Kalau kalian belum tahu, Koe no Katachi itu tipe movie anime atau anime yang bentuknya film. Jadi, episode dia cuma satu dan sudah selesai tayang (bukan on going walaupun ada di satu musim, ya). Anime ini sebenernya pertama kali disiarkan dan diberitakan sekitar akhir-akhir 2016, tapi entah kenapa menurutku anime ini jadi ngetrend sekarang (mungkin karena baru masuk di Indonesia kali, ya). Durasinya sekitar 2 jam dan genre animenya adalah drama, school life.
Sebagian besar anime ini dikisahkan dari sudut pandang tokoh cowok, namanya Ishida. Sebenernya di anime ini tokoh utamanya itu cewek, namanya Nishimiya. Awal anime dibuka dengan seorang guru yang memperkenalkan murid cewek baru (si Nishimiya) yang rupanya bisu. Yaaaa.... begitulah pokoknya kemudian seperti yang bisa kalian tebak, kalau anak punya kekurangan fisik sudah pasti akan dibully. Nah, Ishida adalah cowok yang paling sering ngebully Nishimiya. Dari situlah muncul rasa bersalahnya dia sampai dia SMA. (Untuk lebih lengkap, tonton trailer dan filmnya ya. Link download sudah ada dimana-mana, kok) Aku gak mau kasih spoiler atau bocoran ke kalian yang belum nonton, jadi... ya kurang lebih dari bully itulah semua cerita kemudian di mulai.
Kesan pertama waktu aku nonton film ini adalah prihatin. Kenapa prihatin? Soalnya aku paling nggak tahan lihat anak yang udah jelas punya kebutuhan khusus, tapi masih dibully sama lingkungan sekitarnya. Terus kemudian aku mulai penasaran, kenapa Ishida harus sebegitu merasa bersalah terhadap Nishimiya padahal jelas-jelas kalo namanya anak nakal kan seringkali lupa sama kenakalannya sendiri. Kesan terakhir yang aku dapet dari film ini adalah...OH JADI BEGITU... setelah aku liat filmnya sampai akhir aku suka dan akhirnya aku paham kenapa Ishida sebegitu merasa bersalah sama Nishimiya. Bayangkan... dia ngerasa bersalah sampai-sampai nggak bisa bergaul dengan orang lain dan nggak percaya sama temen-temen di SMAnya sendiri.
Ahhh, untuk selanjutnya kalau kalian tertarik, silakan nonton filmnya langsung yaaa. Aku sengaja nggak menuliskan bagian dari sinopsis secara lengkap karena anime ini masih sering dianggap 'baru' beredar di Indonesia dan belum banyak yang nonton.
Thank you for reading, sampai ketemu di tulisan selanjutnya : #REVIEWRABU💓

Komentar
Posting Komentar