RING IS JUST RING WITHOUT ANY 'ZING' ON IT

Halo, semuanya.
Edisi #URDUMinggan kali ini akan mengulas film India terbaru yang judulnya "Jab Harry Met Sejal", kalau kalian bingung artinya apa jangan terburu buka Google Translate. Judul film ini berarti "Ketika Harry Bertemu Sejal". Menengok ke belakang, sebelumnya kedua pemain dalam film ini pernah main bareng dalam satu film yang berjudul "Rab Ne Bana Di Jodi" pada tahun 2008. Siapa sangka tahun 2017 ini keduanya ngasih kita kejutan dengan main sebagai sepasang sejoli lagi???😀 Sekedar warning sebelum kalian membaca lebih lanjut, peruntukan review/ulasan ini sebenarnya adalah untuk usia 17+ atau Dewasa sebagaimana predikat "D" telah disematkan dalam film ini.

ULASAN FILM "JAB HARRY MET SEJAL" (FILM INDIA TERBARU BULAN AGUSTUS 2017)
Judul film : Jab Harry Met Sejal
Pemain utama : Shah Rukh Khan, Anushka Sharma
Genre film : Drama, Romance, Comedy
Durasi : 2 jam 24 menit
Tanggal rilis : 4 Agustus 2017 (di USA),  5 Agustus 2017 (di Indonesia)
Sutradara : Imtiaz Ali
(baca identitas lengkap film berdasarkan IMDB)

Sinopsis :
Harry (Shah Rukh Khan), seorang lelaki yang berasal dari India bekerja di benua Eropa sebagai seorang pemandu wisata di program tur keliling negara-negara Eropa seperti Belanda, Hungaria, Jerman dan masih banyak lagi. Dalam satu kasusnya, seorang klien secara mendadak membatalkan penerbangannya menuju Mumbai, India. Klien perempuan ini (Anushka Sharma) menyatakan bahwa dirinya tidak akan kembali pulang ke India sebelum ia berhasil menemukan cincin pertunangannya yang sempat hilang saat mengikuti tur Harry di negara Belanda, kota Budapest, kota Praha dan negara Jerman. Disanalah sang klien, Sejal, menuntut Harry agar mau bertanggung jawab sebagai seorang pemandu wisata. Sejal meminta Harry untuk menemaninya dalam pencarian cincin tersebut dan apapun yang terjadi Sejal tidak akan pulang ke India sampai cincin itu diketemukan. Namun, banyak hal tidak terduga yang terjadi selama perjalanan mereka. Mulai dari aksi konyol Sejal untuk menggoda Harry, curhatan Sejal mengenai tunangannya, Rupen, hingga terkuaknya sisi lain dari Harry. Sisi lain inilah yang kemudian menyebabkan Sejal menawarkan dirinya sendiri untuk menjadi 'pacar' Harry selama pencarian cincin ini berlangsung.Sejak saat itulah, diam-diam keduanya mulai mengungkap mengenai kisah pribadi mereka. Harry merasa bahwa sampai kapanpun ia tidak akan pantas bersama Sejal, sebab ia yakin ia akan meninggalkan Sejal dan begitu pula dengan Sejal yang akan meninggalkannya setelah mereka berhasil menemukan cincin tersebut. Dalam dunia percintaan, Harry seringkali mempermainkan wanita dan Sejal sungguh terkejut ketika mengetahui bahwa sesungguhnya Harry pernah dipermainkan oleh mantan tunangannya. Sejal menyadari bahwa dia hanya ingin mengisi kekosongan dalam cinta Harry dan Harry mengerti bahwa sudah saatnya bagi dia untuk berhenti mencari.

Ulasan :
Awal mula aku lihat film ini aku sebenernya merasa kasihan dengan Harry karena dia dikisahkan sebagai pria malang. Ini mengingatkanku dengan film Shah Rukh Khan dan Anushka Sharma tahun 2008 "Rab Ne Bana Di Jodi" dimana Shah Rukh Khan diposisikan dalam kondisi kehidupan yang begitu sulit. Selanjutnya aku agak dikejutkan dengan kemunculan Anushka Sharma yang auranya kelihatan beda, entah karena faktor usia atau memang dalam film ini dia diharuskan memiliki karakter wanita yang akan segera menikah. Setelah lebih dari lima tahun nggak bermain sebagai sepasang kekasih, akting Shah Rukh Khan (SRK) dan Anushka Sharma masih bisa disebut 'aman' dalam film ini. Aman berarti tidak terlalu menonjol rasa canggung dalam percakapan-percakapannya maupun akting adegan mesra.
Sebagaimana biasanya, Anushka Sharma selalu digambarkan memiliki karakter keras kepala. Pun tidak ada bedanya dengan film kali ini saat ia membawakan karakter Sejal. Sejal digambarkan sebagai gadis yang keras kepala walaupun manis dan baik. Sedangkan di sisi lain, SRK kurang menunjukkan sisi romantisnya dalam film ini. SRK sebagai Harry digambarkan sebagai seorang pria patah hati yang memutuskan untuk menjadi seorang playboy. Mungkin karena tuntutan karakter Harry pada SRK, maka dari itu sisi romantis SRK kurang terlihat. Ini berbeda dengan akting SRK dalam film Dilwale, Rab Ne Bana Di Jodi dan Mohabbatein yang benar-benar menggambarkan sisi romantis seorang pria.

Setelah kita cukup membahas mengenai pemerannya, sekarang kita akan berlanjut mengenai setting tempat film yang digambarkan diambil langsung di negara-negara benua Eropa. Yap! Dalam film ini digambarkan bahwa SRK bekerja sebagai pemandu wisata yang bekerja di benua Eropa. Tentunya atas efek dari pekerjaannya, negara-negara di Eropa harus ditonjolkan dalam film ini sebagai elemen pendukung (agar tidak menjadi 'sekedar' saja). Negara-negara yang diambil pun memang memiliki keindahan kota tersendiri yang rupanya dieksekusi dalam film ini. Misalnya pengangkatan spot-spot wisata di Belanda, pusat keramaian di Lisbon hingga kehidupan malam di klub-klub Eropa dalam film ini. Secara garis besar, setting tempat sudah diangkat cukup bagus sehingga tidak hanya menaikkan estetika film tetapi juga mendukung cerita. Sayangnya, ada satu celah yang mungkin kita nikmati ketika menonton film ini. Celah tersebut adalah mengenai perpindahan setting tempat yang terlalu cepat. Tidak hanya dari satu bangunan ke bangunan, melainkan dari satu negara menuju negara lainnya. Kalau kita sedikit cermat, ini merupakan celah yang menyebabkan alur cerita menjadi agak jumping alias melompat-lompat karena harus mengikuti setting tempat yang kesana kemari.


Tidak cukup sampai disitu saja, tentu yang menjadi sorot utama dalam sebuah film adalah alur ceritanya. Film ini menggunakan alur maju sebagai alur dominannya. Kemudian, barulah disusul oleh alur mundur ketika Harry teringat masa lalunya yang kelam saat di India. Alur dalam film ini terbilang cukup konsisten, tidak terlalu sering maju mundur sehingga menyebabkan jalan cerita fokus samapai pada endingnya. Tapi entah kenapa, aku merasa ada bagian yang kurang pas dalam alurnya. Misalnya ketidakjelasan mengenai awal kemunculan Sejal. Kemunculan Sejal hanya ditandai dengan protesnya dia akibat tidak mau melakukan penerbangan ke Mumbai. Tidak dijelaskan pula dalam film ini secara eksplisit bagaimana latar keluarga Sejal dan latar keluarga Harry. Mungkin latar belakang keluarga tidak akan berpengaruh pada petualangan pencarian cincin yang dilakukan mereka berdua, namun mengingat bahwa kisah lain yang ingin diangkat dalam film ini adalah mengenai rasa patah hati Harry dan bagaimana ia memperlakukan wanita-wanita setelah patah hati, rasanya perlu ada adegan yang memang mengisahkan secara detil mengenai sisi kehidapan lama Harry agar alur tidak menjadi abu-abu. "Mengapa setelah scene ini kok lanjutannya ini?" atau "Kok bisa tiba-tiba mereka mau dengan mudahnya jadi sepasang fake couple?" atau bahkan "Kenapa sih kok cuma karena satu cewek, Harry jadi sebegitu sakit hatinya sama cewek-cewek lain? Emangnya kenapa cewek lain dijadikan pelampiasan sama si Harry?"

Intinya kalau dilihat secara keseluruhan, kacamata seorang Chania Widya menyatakan film ini layak dapat rating 7,5/10 mengingat SRK dan Anushka Sharma telah berusaha keras untuk 'menghidupkan' Harry dan Sejal dalam film ini. Tidak hanya itu, pengambilan setting tempat di luar India sepertinya perlu jadi acungan jempol sebab tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk menggunakan negara-negara di benua Eropa sebagai elemen utama setting tempat dalam Jab Harry Met Sejal ini. Sayangnya celah kecil dalam film ini adalah mengenai kisah abu-abu tentang Harry yang kemudian justru menjadi penyebab perubahan psikologisnya terhadap perasaan pada perempuan.

Bagi kalian yang belum menonton film ini, jangan lupa untuk menonton film ini dan penuhi rasa haus kalian mengenai keindahan benua Eropa yang akan didukung dengan kisah romance berbalut komedi di dalamnya. Ingat ya, film India sekarang nggak melulu tentnng tari,pesta dansa, perayaan dan nari-nari nggak jelas. Film-film India sekarang sudah jauh lebih moderat dengan mengikuti perkembangan budaya global yang mendunia tanpa meninggalkan tradisi di negara aslinya, India.

Sekian #URDUMingguan kali ini! 
Sampai jumpa di #URDUMingguan berikutnya dan jangan lupa komentar/share kalau kalian merasa pas dengan ulasan ini.

Komentar